<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Info prudential syariah</title>
	<atom:link href="http://infoprudentialsyariah.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://infoprudentialsyariah.wordpress.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Wed, 06 Aug 2008 04:20:05 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='infoprudentialsyariah.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Info prudential syariah</title>
		<link>http://infoprudentialsyariah.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://infoprudentialsyariah.wordpress.com/osd.xml" title="Info prudential syariah" />
	<atom:link rel='hub' href='http://infoprudentialsyariah.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Pentingnya membayar premi tepat waktu</title>
		<link>http://infoprudentialsyariah.wordpress.com/2008/07/17/pentingnya-membayar-premi-tepat-waktu/</link>
		<comments>http://infoprudentialsyariah.wordpress.com/2008/07/17/pentingnya-membayar-premi-tepat-waktu/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 17 Jul 2008 08:00:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>apparelmotogp</dc:creator>
				<category><![CDATA[FAQ]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://infoprudentialsyariah.wordpress.com/?p=13</guid>
		<description><![CDATA[Mengapa membayar premi asuransi tepat waktu itu penting?   Membayar premi tepat waktu memiliki sejumlah manfaat yang penting untuk perlindungan asuransi dan investasi Anda: ·         Memastikan nilai tunai hasil investasi Polis Anda akan bertambah dari waktu ke waktu ·         Mengatasi berbagai resiko yang mungkin terjadi selama masa perencanaan keuangan Anda, karena semua biaya asuransi dan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=infoprudentialsyariah.wordpress.com&amp;blog=4187106&amp;post=13&amp;subd=infoprudentialsyariah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"><strong>Mengapa membayar premi asuransi tepat waktu itu penting?</strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Membayar premi tepat waktu memiliki sejumlah manfaat yang penting untuk perlindungan asuransi dan investasi Anda:</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;margin:0 0 0 24pt;"><span style="font-size:10pt;font-family:Symbol;"><span>·<span style="font-family:'Times New Roman';">         </span></span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Memastikan nilai tunai hasil investasi Polis Anda akan bertambah dari waktu ke waktu</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;margin:0 0 0 24pt;"><span style="font-size:10pt;font-family:Symbol;"><span>·<span style="font-family:'Times New Roman';">         </span></span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Mengatasi berbagai resiko yang mungkin terjadi selama masa perencanaan keuangan Anda, karena semua biaya asuransi dan administrasi akan selalu terbayar tepat waktu.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;margin:0 0 0 24pt;"><span style="font-size:10pt;font-family:Symbol;"><span>·<span style="font-family:'Times New Roman';">         </span></span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Tujuan jangka panjang keuangan yang sudah Anda rencanakan dapat terwujud di masa yang akan datang</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Pening untuk diingat:</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Keterlambatan dalam membayar premi dapat menjadi salah satu penyebab pengajuan klaim ditolak. Usahakanlah untuk selalu membayar premi tepat waktu agar nilai tunai Anda terus bertambah, dan perlindungan asuransi terus berjalan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"><strong>Bagaimana kalau nasabah untuk sementara tidak dapat membayar premi?</strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Kami menyediakan beberapa pilihan yang dapat Anda tempuh apabila untuk sementara waktu Anda tidak dapat membayar premi, dikarenakan kondisi darurat misalnya kehilangan pekerjaan, butuh biaya pengobatan yang besar, sehingga tidak ada dana.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Pada kondisi darurat sementara tersebut, kami memberikan beberapa pilihan yang dapat membantu Anda terus mendapatkan manfaat asuransi:</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;margin:0 0 0 24pt;"><span style="font-size:10pt;font-family:Symbol;"><span>·<span style="font-family:'Times New Roman';">         </span></span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Mengurangi besarnya jumlah premi. Walaupun jumlah uang pertanggungan turun dan manfaat asuransi dasar berkurang, namun manfaat proteksi tetap berjalan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;margin:0 0 0 24pt;"><span style="font-size:10pt;font-family:Symbol;"><span>·<span style="font-family:'Times New Roman';">         </span></span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Mengurangi manfaat asuransi tambahan</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;margin:0 0 0 24pt;"><span style="font-size:10pt;font-family:Symbol;"><span>·<span style="font-family:'Times New Roman';">         </span></span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Mengajukan permohonan cuti premi.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"><strong>Sekilas mengenai cuti premi</strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Cuti premi adalah salah satu fitur dalam Polis Anda dimana Anda dapat sementara berhenti membayar premi, sesuai dengan ketentuan dan persyaratan yang berlaku, seperti antara lain, usia polis Anda sudah diatas 2 (dua) tahun, dan Anda telah secara consisten membayar seluruh premi pada periode dua tahun tersebut, serta polis Anda memiliki nilai tunai yang cukup untuk membayar biaya asuransi dan administrasi.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Yang perlu diperhatikan saat mengambil cuti premi.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Cuti premi sebaiknya hanya diambil dalam kondisi darurat dan dalam periode waktu yang tidak panjang, karena penggunaan cuti premi dalam waktu lama akan mengakibatkan nilai tunai habis dan polis menjadi batal. Apabila ini terjadi dan Anda ingin melanjutkan kembali perlindungan asuransi:</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;margin:0 0 0 24pt;"><span style="font-size:10pt;font-family:Symbol;"><span>·<span style="font-family:'Times New Roman';">         </span></span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Anda harus melewati rangkaian underwriting ulang, dimana ada kemungkinan permohonan Anda ditolak, atau dikenakan premi tambahan, misalnya karena kondisi kesehatan Anda sudah berubah.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;margin:0 0 0 24pt;"><span style="font-size:10pt;font-family:Symbol;"><span>·<span style="font-family:'Times New Roman';">         </span></span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Anda harus melewati masa tunggu asuransi baru dimana Anda belum terlindungi dari resiko pada masa tunggu tersebut.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;margin:0 0 0 24pt;"><span style="font-size:10pt;font-family:Symbol;"><span>·<span style="font-family:'Times New Roman';">         </span></span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Anda kehilangan desempatan mendapatkan bunga atas investasi Anda yang lalu dan harus memulai menabung kembali untuk menambah niai tunai Anda.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 0 6pt;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 0 6pt;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Penting untuk diingat:</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;margin:0 0 0 24pt;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"><span>1.<span style="font-family:'Times New Roman';">      </span></span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Anda sebaiknya tetap memonitor sisa nilai tunai yang tersedia, agar polis tetap berlaku dan perlindungan asuransi tetap berjalan dengan cara melanjutkan pembayaran premi</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;margin:0 0 0 24pt;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"><span>2.<span style="font-family:'Times New Roman';">      </span></span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Pada masa cuti premi, semua manfaat dan perlindungan asuransi masih tetap berlaku selama nilai tunai masih mencukupi untuk membayar biaya asuransi dan administrasi.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;margin:0 0 0 24pt;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"><span>3.<span style="font-family:'Times New Roman';">      </span></span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Segeralah melakukan pembayaran premi kembali untuk meneruskan manfaat asuransi dan menambah nilai tunai Anda sebelum nilai tunai Anda habis.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;margin:0 0 0 24pt;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"><span>4.<span style="font-family:'Times New Roman';">      </span></span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Pengajuan permohonan untuk melanjutkan pembayaran premi setelah periode cuti premi adalah melalui Formulir Perubahan Polis Minor ydang dapat diperoleh dari Sales Representative Anda, maupun melalui website.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">“Membayar premi asuransi tepat waktu menjamin kelangsungan manfaat asuransi dan membantu mewujudkan tujuan keuangan jangka panjang Anda.” <span> </span><span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 0 6pt;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"><span>                   </span></span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/infoprudentialsyariah.wordpress.com/13/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/infoprudentialsyariah.wordpress.com/13/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/infoprudentialsyariah.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/infoprudentialsyariah.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/infoprudentialsyariah.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/infoprudentialsyariah.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/infoprudentialsyariah.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/infoprudentialsyariah.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/infoprudentialsyariah.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/infoprudentialsyariah.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/infoprudentialsyariah.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/infoprudentialsyariah.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/infoprudentialsyariah.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/infoprudentialsyariah.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/infoprudentialsyariah.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/infoprudentialsyariah.wordpress.com/13/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=infoprudentialsyariah.wordpress.com&amp;blog=4187106&amp;post=13&amp;subd=infoprudentialsyariah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://infoprudentialsyariah.wordpress.com/2008/07/17/pentingnya-membayar-premi-tepat-waktu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">apparelmotogp</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Beberapa perbedaan Inti antara asuransi non syariah (konvensional) dan Asuransi Syariah</title>
		<link>http://infoprudentialsyariah.wordpress.com/2008/07/17/beberapa-perbedaan-inti-antara-asuransi-non-syariah-konvensional-dan-asuransi-syariah/</link>
		<comments>http://infoprudentialsyariah.wordpress.com/2008/07/17/beberapa-perbedaan-inti-antara-asuransi-non-syariah-konvensional-dan-asuransi-syariah/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 17 Jul 2008 07:13:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>apparelmotogp</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita Prudential Syariah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://infoprudentialsyariah.wordpress.com/?p=11</guid>
		<description><![CDATA[  PRINSIP ASURANSI NON SYARIAH (KONVENSIONAL) ASURANSI SYARIAH Misi dan Visi Misi ekonomi dan misi sosial Misi aqidah, misi ibadah, misi ekonomi, misi pemberdayaan umat Konsep Ada perjanjian antara 2 pihak atau lebih. Hubungan penanggung-tertanggung. Premi asuransi dan uang pergantian kepada tertanggung Sekumpulan orang saling bantu, dengan cara masing-masing saling meminjam dan bekerja sama mengeluarkan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=infoprudentialsyariah.wordpress.com&amp;blog=4187106&amp;post=11&amp;subd=infoprudentialsyariah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p> </p>
<table class="MsoTableGrid" style="border-collapse:collapse;" border="1" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td style="background:yellow;width:77.4pt;border:windowtext 1pt solid;padding:0 5.4pt;" width="103">
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;margin:0;" align="center"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;" lang="ES">PRINSIP</span></strong></p>
</td>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:windowtext 1pt solid;background:yellow;border-left:#f0f0f0;width:2.25in;border-bottom:windowtext 1pt solid;padding:0 5.4pt;" width="216">
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;margin:0;" align="center"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;" lang="ES">ASURANSI NON SYARIAH (KONVENSIONAL)</span></strong></p>
</td>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:windowtext 1pt solid;background:yellow;border-left:#f0f0f0;width:156pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;padding:0 5.4pt;" width="208">
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;margin:0;" align="center"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;" lang="ES">ASURANSI SYARIAH</span></strong></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:#f0f0f0;border-left:windowtext 1pt solid;width:77.4pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;" width="103" valign="top">
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;" lang="ES">Misi dan Visi</span></p>
</td>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:#f0f0f0;border-left:#f0f0f0;width:2.25in;border-bottom:windowtext 1pt solid;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;" width="216" valign="top">
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;" lang="FI">Misi ekonomi dan misi sosial</span></p>
</td>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:#f0f0f0;border-left:#f0f0f0;width:156pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;" width="208" valign="top">
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;" lang="FI">Misi aqidah, misi ibadah, misi ekonomi, misi pemberdayaan umat</span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:#f0f0f0;border-left:windowtext 1pt solid;width:77.4pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;" width="103" valign="top">
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;" lang="FI">Konsep</span></p>
</td>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:#f0f0f0;border-left:#f0f0f0;width:2.25in;border-bottom:windowtext 1pt solid;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;" width="216" valign="top">
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;" lang="FI">Ada perjanjian antara 2 pihak atau lebih. </span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;" lang="SV">Hubungan penanggung-tertanggung. Premi asuransi dan uang pergantian kepada tertanggung</span></p>
</td>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:#f0f0f0;border-left:#f0f0f0;width:156pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;" width="208" valign="top">
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;" lang="SV">Sekumpulan orang saling bantu, dengan cara masing-masing saling meminjam dan bekerja sama mengeluarkan dana ’tabarru’</span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:#f0f0f0;border-left:windowtext 1pt solid;width:77.4pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;" width="103" valign="top">
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;" lang="SV">Jaminan/ Resiko</span></p>
</td>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:#f0f0f0;border-left:#f0f0f0;width:2.25in;border-bottom:windowtext 1pt solid;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;" width="216" valign="top">
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Transfer of Risk dari tertanggung kepada penanggung</span></p>
</td>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:#f0f0f0;border-left:#f0f0f0;width:156pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;" width="208" valign="top">
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Sharing of Risk, proses saling menanggung antara satu peserta dengan peserta lainnya.</span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:#f0f0f0;border-left:windowtext 1pt solid;width:77.4pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;" width="103" valign="top">
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Akad</span></p>
</td>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:#f0f0f0;border-left:#f0f0f0;width:2.25in;border-bottom:windowtext 1pt solid;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;" width="216" valign="top">
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Akad jual beli</span></p>
</td>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:#f0f0f0;border-left:#f0f0f0;width:156pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;" width="208" valign="top">
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Akad Tabarru dan akad tijarah (mudharabah, wakalah, wadiah,dsb)</span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:#f0f0f0;border-left:windowtext 1pt solid;width:77.4pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;" width="103" valign="top">
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Pengelolaan dana</span></p>
</td>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:#f0f0f0;border-left:#f0f0f0;width:2.25in;border-bottom:windowtext 1pt solid;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;" width="216" valign="top">
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">tidak ada pemisahan dana </span></p>
</td>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:#f0f0f0;border-left:#f0f0f0;width:156pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;" width="208" valign="top">
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Terjadi pemisahan dana yaitu dana tabarru (derma) dan dana perusahaan</span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:#f0f0f0;border-left:windowtext 1pt solid;width:77.4pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;" width="103" valign="top">
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">investasi </span></p>
</td>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:#f0f0f0;border-left:#f0f0f0;width:2.25in;border-bottom:windowtext 1pt solid;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;" width="216" valign="top">
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Obyek atau sistem investasi yang digunakan tidak harus sesuai dengan prinsip syariah Islam.</span></p>
</td>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:#f0f0f0;border-left:#f0f0f0;width:156pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;" width="208" valign="top">
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;" lang="SV">Instrumen investasi harus tidak bertentangan dengan prinsip syariah islam. Bebas dari riba dan tempat investasi yang terlarang.</span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:#f0f0f0;border-left:windowtext 1pt solid;width:77.4pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;" width="103" valign="top">
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;" lang="SV">Sumber pembiayaan klaim</span></p>
</td>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:#f0f0f0;border-left:#f0f0f0;width:2.25in;border-bottom:windowtext 1pt solid;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;" width="216" valign="top">
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;" lang="SV">Sumber pembayaran klaim diperoleh dari rekening perusahaan sebagai konsekuensi penanggung terhadap tertanggung</span></p>
</td>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:#f0f0f0;border-left:#f0f0f0;width:156pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;" width="208" valign="top">
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;" lang="SV">Sumber pembayaran klaim diperoleh dari rekening tabarru, peserta saling menanggung</span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:#f0f0f0;border-left:windowtext 1pt solid;width:77.4pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;" width="103" valign="top">
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;" lang="SV">Kepemilikan dana</span></p>
</td>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:#f0f0f0;border-left:#f0f0f0;width:2.25in;border-bottom:windowtext 1pt solid;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;" width="216" valign="top">
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;" lang="SV">Dana yang terkumpul dari premi peserta seluruhnya menjadi milik perusahaan. Perusahaan bebas menginvestasikan dana kemana saja</span></p>
</td>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:#f0f0f0;border-left:#f0f0f0;width:156pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;" width="208" valign="top">
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;" lang="SV">Dana yang terkumpul dari peserta dalam bentuk iuran atau kontribusi, merupakan milik peserta,perusahaan hanya sebagai pemegang amanah dalam mengelola dana tersebut</span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:#f0f0f0;border-left:windowtext 1pt solid;width:77.4pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;" width="103" valign="top">
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;" lang="SV">Dewan pengawas syariah</span></p>
</td>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:#f0f0f0;border-left:#f0f0f0;width:2.25in;border-bottom:windowtext 1pt solid;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;" width="216" valign="top">
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;" lang="SV">Tidak ada</span></p>
</td>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:#f0f0f0;border-left:#f0f0f0;width:156pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;" width="208" valign="top">
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;" lang="SV">Ada. Fungsinya mengawasi kegiatan operasional agar terbebas dari praktik yang bertentangan dengan prinsip-prinsip syariah</span></p>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/infoprudentialsyariah.wordpress.com/11/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/infoprudentialsyariah.wordpress.com/11/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/infoprudentialsyariah.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/infoprudentialsyariah.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/infoprudentialsyariah.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/infoprudentialsyariah.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/infoprudentialsyariah.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/infoprudentialsyariah.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/infoprudentialsyariah.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/infoprudentialsyariah.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/infoprudentialsyariah.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/infoprudentialsyariah.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/infoprudentialsyariah.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/infoprudentialsyariah.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/infoprudentialsyariah.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/infoprudentialsyariah.wordpress.com/11/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=infoprudentialsyariah.wordpress.com&amp;blog=4187106&amp;post=11&amp;subd=infoprudentialsyariah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://infoprudentialsyariah.wordpress.com/2008/07/17/beberapa-perbedaan-inti-antara-asuransi-non-syariah-konvensional-dan-asuransi-syariah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">apparelmotogp</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Prudential Syariah Siapkan Modal Rp 37 Miliar</title>
		<link>http://infoprudentialsyariah.wordpress.com/2008/07/14/prudential-syariah-siapkan-modal-rp-37-miliar/</link>
		<comments>http://infoprudentialsyariah.wordpress.com/2008/07/14/prudential-syariah-siapkan-modal-rp-37-miliar/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 14 Jul 2008 09:50:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>apparelmotogp</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita Prudential Syariah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://infoprudentialsyariah.wordpress.com/?p=8</guid>
		<description><![CDATA[Berdasarkan hasil pengkajian sejak 2002, Indonesia memiliki potensi bisnis syariah yang signifikan. JAKARTA 45- PT Prudential Life Indonesia (Prudential Indonesia) menyiapkan modal pembentukan cabang syariahnya (Prudential Syariah) sebesar Rp 38 miliar. Modal tersebut akan digunakan untuk mendukung bisnis asuransi syariah Prudential di Indonesia. Selain itu, Prudential Syariah juga meluncurkan tiga produk investasi syariah berbasis unit [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=infoprudentialsyariah.wordpress.com&amp;blog=4187106&amp;post=8&amp;subd=infoprudentialsyariah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div>
<div>Berdasarkan hasil pengkajian sejak 2002, Indonesia memiliki potensi bisnis syariah yang signifikan.</div>
<div>JAKARTA 45- PT Prudential Life Indonesia (Prudential Indonesia) menyiapkan modal pembentukan cabang syariahnya (Prudential Syariah) sebesar Rp 38 miliar. Modal tersebut akan digunakan untuk mendukung bisnis asuransi syariah Prudential di Indonesia.</div>
<p></p>
<div>Selain itu, Prudential Syariah juga meluncurkan tiga produk investasi syariah berbasis unit link. Mereka adalah Prulink Syariah Rupiah Equity fund (PSREF), Prulink Syariah Rupiah Managed Fund (PSRMF), dan Prulink Syariah Fixed Income Fund (PSFIF). &#8221;Kami memang sengaja menempatkan modal sebesar Rp 37 miliar. Kami tentunya tidak akan menempatkan modal sebesar itu tanpa pertimbangan matang,&#8221; kata Presiden Direktur Prudential Indonesia, Kevin Holmgren di sela pencuran tiga produk unit link Prudential Syariah, Senin, (17/9).</div>
<p></p>
<div>Menurut Kevin, Prudential Indonesia memang sengaja menempatkan dana sebesar Rp 37 miliar bagi bisnis Prudential Syariah. Berdasarkan hasil pengkajian perusahaan tersebut sejak 2002 lalu, Indonesia memiliki potensi bisnis asuransi syariah cukup signifikan. Karena itu, Prudential memutuskan masuk dalam bisnis asuransi syariah. &#8221;Sejak 2002, kami terus melakukan pengkajian mengenai potensi bisnis asuransi syariah,&#8221; katanya.</div>
<p></p>
<div>Kevin mengaku tidak dapat menyebutkan target bisnis asuransi Prudential Syariah. Sebabnya, Prudential merupakan perusahaan internasional dan telah terdaftar dalam bursa efek di Inggris dan AS. Karena itu, setiap proyeksi perlu dikonsultasikan kepada tim bisnis Prudential di seluruh dunia. Meski demikian, ia mengaku optimistis Prudential Syariah dapat mengembangkan bisnis asuransi syariahnya secara signifikan.</div>
<p></p>
<div>Direktur Keuangan Prudential Indonesia, Willian Kwan, menyebutkan puluhan miliar modal Prudential Syariah akan dialokasikan untuk sejumlah kepentingan pengembangan bisnis. Rinciannya, sebanyak Rp 10 miliar akan digunakan untuk kepentingan sosialiasi bisnis asuransi syariah Prudential Indonesia. Sedangkan, sebanyak Rp 10 miliar lainnya akan digunakan untuk kepentingan pembangunan dan pengembangan sistem teknologi informasi (TI).</div>
<p></p>
<div>Sementara, sebanyak Rp 10 miliar lainnya akan digunakan sebagai modal awal kerja pengembangan bisnis asuransi syariah. &#8221;Sedangkan, sisanya Rp 7 miliar juga untuk mendukung kegiatan marketing dan lain-lain,&#8221; katanya.</div>
<p></p>
<div>Mengenai ketiga produk investasi, produk PSREF merupakan produk unit link berbasis ekuitas.<br />
Sedangkan, produk PSRMF merupakan produk unit link berbasis pendapatan campuran. Sementara, produk PSFIF merupakan produk investasi unit link berbasis pendapatan tetap. Hingga akhir kuartal kedua lalu, Prudential menjaring premi sebesar Rp 2,088 triliun atau meningkat 87,57 persen dibandingkan periode serupa tahun lalu, Rp 1,113 triliun. Sedangkan,penempatan investasi Prudential kuartal pertama lalu tercatat sebesar Rp 7,19 triliun atau meningkat 65,71 persen dibandingkan periode serupa tahun lalu Rp 4,339 triliun. Sementara, pendapatan investasi kuartal pertama lalu tercatat sebesar Rp 632,66 miliar atau meningkat 110,76 persen dibandingkan periode serupa tahun lalu, Rp 300,182 miliar.</div>
<p></p>
<div>Hingga akhir kuartal kedua lalu, aset Prudential tercatat sebesar Rp 7,79 triliun. Jumlah tersebut menunjukkan peningkatan 66,87 persen dibandingkan periode serupa tahun lalu Rp.4,67 triliun. Sementara, risk based capital (RBC) Prudential akhir kuartal kedua lalu tercatat 616 persen atau jauh melampau ketentuan minimum RBC Departemen Keuangan sebesar 120 persen.</div>
<div>Sumber :Republika</div>
<div><a href="http://www.republika.co.id/koran_detail.asp?id=307399&amp;kat_id=256"><span style="color:#5588aa;">http://www.republika.co.id/koran_detail.asp?id=307399&amp;kat_id=256</span></a></div>
</div>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/infoprudentialsyariah.wordpress.com/8/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/infoprudentialsyariah.wordpress.com/8/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/infoprudentialsyariah.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/infoprudentialsyariah.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/infoprudentialsyariah.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/infoprudentialsyariah.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/infoprudentialsyariah.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/infoprudentialsyariah.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/infoprudentialsyariah.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/infoprudentialsyariah.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/infoprudentialsyariah.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/infoprudentialsyariah.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/infoprudentialsyariah.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/infoprudentialsyariah.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/infoprudentialsyariah.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/infoprudentialsyariah.wordpress.com/8/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=infoprudentialsyariah.wordpress.com&amp;blog=4187106&amp;post=8&amp;subd=infoprudentialsyariah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://infoprudentialsyariah.wordpress.com/2008/07/14/prudential-syariah-siapkan-modal-rp-37-miliar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">apparelmotogp</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ber-asuransi, mau pilih asuransi jenis apa..?</title>
		<link>http://infoprudentialsyariah.wordpress.com/2008/07/14/ber-asuransi-mau-pilih-asuransi-jenis-apa/</link>
		<comments>http://infoprudentialsyariah.wordpress.com/2008/07/14/ber-asuransi-mau-pilih-asuransi-jenis-apa/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 14 Jul 2008 09:46:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>apparelmotogp</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita Prudential Syariah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://infoprudentialsyariah.wordpress.com/?p=7</guid>
		<description><![CDATA[  Pernah mendengar nama “asuransi takaful” ? atau mungkin pernah mendengar “asuransi prudential” atau “asuransi allianz”..? Nah apa beda antara keduanya? Orang bilang bahwa asuransi takaful adalah asuransi syariah. Sedangkan asuransi prudential atau allianz itu bukan syariah. Dimana perbedaannya? Kenapa disebut syariah, dan kenapa bukan syariah?? Berikut pembahasannya: A. Definisi Asuransi Syariah Menurut DSN ( [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=infoprudentialsyariah.wordpress.com&amp;blog=4187106&amp;post=7&amp;subd=infoprudentialsyariah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h2> </p>
<p><a title="allianz_02.jpg" href="http://kamale.files.wordpress.com/2007/05/allianz_02.jpg"><img src="http://kamale.files.wordpress.com/2007/05/allianz_02.jpg?w=279&#038;h=274" alt="allianz_02.jpg" width="279" height="274" align="left" /></a></h2>
<div class="content">
<div class="snap_preview">
<p align="left">Pernah mendengar nama “asuransi takaful” ? atau mungkin pernah mendengar “asuransi prudential” atau “asuransi allianz”..? Nah apa beda antara keduanya?</p>
<p>Orang bilang bahwa asuransi takaful adalah asuransi syariah. Sedangkan asuransi prudential atau allianz itu bukan syariah. Dimana perbedaannya? Kenapa disebut syariah, dan kenapa bukan syariah?? Berikut pembahasannya:</p>
<p><strong>A. Definisi Asuransi Syariah Menurut DSN ( التعريف بالتأمين الإسلامي عند الهيئة الشرعية الوطنية )</strong></p>
<p>Asuransi Syariah (Ta’min, Takaful atau Tadhamun) adalah <em>usaha saling melindungi dan tolong menolong </em>diantara sejumlah orang/ pihak melalui investasi dalam bentuk aset dan / atau tabarru’ yang memberikan pola pengembalian untuk menghadapi resiko tertentu melalui akad (perikatan) yang sesuai dengan syariah.</p>
<p>Akad yang sesuai dengan syariah adalah yang tidak mengandung gharar (penipuan), maysir (perjudian), riba, dzulm (penganiayaan), risywah (suap), barang haram dan maksiat.</p>
<p><strong>B. Diantara Cikal Bakal Asuransi Syariah ( النشأة الموجزة للتأمين الإسلامي )</strong></p>
<p><strong>- Al-Aqila ( العاقلة )</strong><br />
Yaitu saling memikul atau bertanggung jawab untuk keluarganya. Jika salah satu anggota suku terbunuh oleh anggota suku yang lain, pewaris korban akan dibayar dengan uang darah (diyat) sebagai konpensasi saudara terdekat dari terbunuh. Saudara terdekat dari pembunuh disebut aqilah. Lalu mereka mengumpulkan dana (al-kanzu) yang diperuntukkan membantu keluarga yang terlibat dalam pembunuhan tidak sengaja.</p>
<p><strong>- Al-Muwalah ( المولاة )</strong><br />
Yaitu perjanjian jaminan. Penjamin menjamin seseroang yang tidak memiliki waris dan tidak diketahui ahli warisnya. Penjamin setuju untuk menanggung bayaran dia, jika orang yang dijamin tersebut melakukan jinayah. Apabila orang yang dijamin meninggal, maka penjamin boleh mewarisi hartanya sepanjang tidak ada ahli warisnya.</p>
<p><strong>C. Dasar-Dasar SyarÂ’i Asuransi Syariah ( </strong>الأدلة الشرعية لبناء التأمين الشرعي )</p>
<p><img src="http://infoprudentialsyariah.files.wordpress.com/2007/05/images.thumbnail.jpeg?w=510" alt="images.jpeg" align="left" />“Dan hendaklah takut kepada Allah orang-orang yang seandainya meninggalkan di belakang mereka anak-anak yang lemah, yang mereka khawatir terhadap (kesejahteraan) mereka. Oleh sebab itu hendaklah mereka bertakwa kepada Allah dan hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang benar.”</p>
<p>Ayat ini menggambarkan kepada kita tentang pentingnya planning atau perencanaan yang matang dalam mempersiapkan hari depan. Nabi Yusuf as, dicontohkan dalam Al-QurÂ’an membuat sistem proteksi menghadapi kemungkinan yang buruk di masa depan (QS. Yusuf/ 12 : 43 Â– 49)</p>
<p><strong><em>2) Bahwa berasuransi tidak berarti menolak takdir.</em></strong><br />
Berasuransi tidaklah berarti menolak takdir atau menghilangkan ketawakalan kepada Allah SWT, karena :<br />
Karena segala sesuatunya terjadi setelah berpikir dengan baik, bekerja dengan penuh kesungguhan, teliti dan cermat.<br />
Segala sesuatu yang terjadi di dunia ini, semuanya ditentukan oleh Allah SWT. Adapun manusia hanya diminta untuk berusaha semaksimal mungkin.</p>
<p>Allah SWT berfirman QS.<br />
Attaghabun/ 64 : 11</p>
<p>مَا أَصَابَ مِنْ مُصِيبَةٍ إِلاَّ بِإِذْنِ اللَّهِ</p>
<p>“Tidak ada sesuatu musibahpun yang menimpa seseorang kecuali dengan izin Allah.”<br />
Jadi pada dasarnya Islam mengakui bahwa kecelakaan, musibah dan kematian merupakan qodho dan qodar Allah yang tidak dapat ditolak. Hanya kita diminta untuk membuat perencanaan hari depan (QS. A-Hasyr/ 59 : 18)</p>
<p>يَاأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَلْتَنْظُرْ نَفْسٌ مَا قَدَّمَتْ لِغَدٍ وَاتَّقُوا اللَّهَ إِنَّ اللَّهَ خَبِيرٌ بِمَا تَعْمَلُونَ</p>
<p>“Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat), dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.”</p>
<p>والحمد لله رب العالمين</p>
<p>Rikza Maulan Lc MA<br />
Sekretaris Dewan Pengawas Syariah</p>
<p>—————</p>
<p><strong>D. Asuransi syariah memiliki beberapa ciri utama:</strong></p>
<p>1. Akad asuransi syari’ah adalah bersifat tabarru’, sehingga tidak mengenal premi melainkan infaq ata sumbangan. Dan sumbanganyang diberikan tidak boleh ditarik kembali.</p>
<p>Atau jika tidak tabarru’, maka andil yang dibayarkan akan berupa tabungan yang akan diterima jika terjadi peristiwa, atau akan diambil jika akad berhenti sesuai dengan kesepakatan, dengan tidak kurang dan tidak lebih. Atau jika lebih maka kelebihan itu adalah kentungan hasil mudhorobah bukan riba.</p>
<p>2. Akad asuransi ini bukan akad mulzim (perjanjian yang wajib dilaksanakan) bagi kedua belah pihak. Karena pihak anggota ketika memberikan sumbangan tidak bertujuan untuk mendapat imbalan, dan kalau ada imbalan, sesungguhnya imbalan tersebut didapat melalui izin yang diberikan oleh jama’ah (seluruh peserta asuransi atau pengurus yang ditunjuk bersama).</p>
<p>3. Dalam asuransi syari’ah tidak ada pihak yang lebih kuat karena semua keputusan dan aturan-aturan diambil menurut izin jama’ah seperti dalam asuransi takaful.</p>
<p>4. Akad asuransi syari’ah bersih dari gharar dan riba. Sebab perusahaan asuransi diharamkan berinvestasi dengan cara konvensonal yang ribawi. Hanya boleh menggunakan sistem syariah, yaitu bagi hasil.</p>
<p>Selain itu jenis usahanya pun harus dipilih yang halal, tidak boleh misalnya untuk pabrik minuman keras, rokok, usah hiburan maksiat dan sebagainya.</p>
<p>5. Asuransi syariah bernuansa kekeluargaan yang kental.</p>
<p><strong>E. Dari segi keuntungan duniawi maupun ukhrawi, asuransi syariah memiliki keunggulan.</strong></p>
<p>a. Prinsip akad asuransi syariah adalah takafuli (tolong-menolong). Di mana nasabah yang satu menolong nasabah yang lain yang tengah mengalami kesulitan. Sedangkan akad asuransi konvensional bersifat tadabuli (jual-beli antara nasabah dengan perusahaan).</p>
<p>b. Dana yang terkumpul dari nasabah perusahaan asuransi syariah (premi) diinvestasikan berdasarkan syariah dengan sistem bagi hasil (mudharabah). Sedangkan pada asuransi konvensional, investasi dana dilakukan pada sembarang sektor dengan sistem bunga.</p>
<p>c. Premi yang terkumpul diperlakukan tetap sebagai dana milik nasabah. Perusahaan hanya sebagai pemegang amanah untuk mengelolanya. Sedangkan pada asuransi konvensional, premi menjadi milik perusahaan dan perusahaan-lah yang memiliki otoritas penuh untuk menetapkan kebijakan pengelolaan dana tersebut.</p>
<p>d. Bila ada peserta yang terkena musibah, untuk pembayaran klaim nasabah dana diambilkan dari rekening tabarru (dana sosial) seluruh peserta yang sudah diikhlaskan untuk keperluan tolong-menolong. Sedangkan dalam asuransi konvensional, dana pembayaran klaim diambil dari rekening milik perusahaan.</p>
<p>e. Keuntungan investasi dibagi dua antara nasabah selaku pemilik dana dengan perusahaan selaku pengelola, dengan prinsip bagi hasil. Sedangkan dalam asuransi konvensional, keuntungan sepenuhnya menjadi milik perusahaan. Jika tak ada klaim, nasabah tak memperoleh apa-apa.</p>
<p>f. Adanya Dewan Pengawas Syariah dalam perusahaan asuransi syariah yang merupakan suatu keharusan. Dewan ini berperan dalam mengawasi manajemen, produk serta kebijakan investasi supaya senantiasa sejalan dengan syariat Islam. Adapun dalam asuransi konvensional, maka hal itu tidak mendapat perhatian.</p>
<p> </p>
<p>dikutip dari <a href="http://kamale.wordpress.com/2007/05/07/asuransi-syariah/">http://kamale.wordpress.com/2007/05/07/asuransi-syariah/</a> </p>
<p> </p></div>
</div>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/infoprudentialsyariah.wordpress.com/7/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/infoprudentialsyariah.wordpress.com/7/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/infoprudentialsyariah.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/infoprudentialsyariah.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/infoprudentialsyariah.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/infoprudentialsyariah.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/infoprudentialsyariah.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/infoprudentialsyariah.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/infoprudentialsyariah.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/infoprudentialsyariah.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/infoprudentialsyariah.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/infoprudentialsyariah.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/infoprudentialsyariah.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/infoprudentialsyariah.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/infoprudentialsyariah.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/infoprudentialsyariah.wordpress.com/7/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=infoprudentialsyariah.wordpress.com&amp;blog=4187106&amp;post=7&amp;subd=infoprudentialsyariah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://infoprudentialsyariah.wordpress.com/2008/07/14/ber-asuransi-mau-pilih-asuransi-jenis-apa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">apparelmotogp</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://kamale.files.wordpress.com/2007/05/allianz_02.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">allianz_02.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://infoprudentialsyariah.files.wordpress.com/2007/05/images.thumbnail.jpeg" medium="image">
			<media:title type="html">images.jpeg</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Asuransi Jiwa &#8216;Prudential Life&#8217; dalam Kacamata Islam</title>
		<link>http://infoprudentialsyariah.wordpress.com/2008/07/14/asuransi-jiwa-prudential-life-dalam-kacamata-islam/</link>
		<comments>http://infoprudentialsyariah.wordpress.com/2008/07/14/asuransi-jiwa-prudential-life-dalam-kacamata-islam/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 14 Jul 2008 09:38:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>apparelmotogp</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita Prudential Syariah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://infoprudentialsyariah.wordpress.com/?p=6</guid>
		<description><![CDATA[Assalamu&#8217;alaikum wr. wb. Langsung saja ustadz. Bagaimanakah sebenarnya hukum mengikuti asuransi jiwa Prudential Life dalam kacamata Islam? Jazakallah khoiron katsiro. Wassalamu&#8217;alaikum wr. wb. Muh. Yunan Nurtrianto nur_yunan Jawaban Assalamu &#8216;alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bila dilihat dari segi bentuk transaksi dan praktek ekonomi, bentuk-bentuk asuransi yang kita kenal sekarang ini umumnya masih merupakan bentuk asuransi konvensional. Lepas [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=infoprudentialsyariah.wordpress.com&amp;blog=4187106&amp;post=6&amp;subd=infoprudentialsyariah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamu&#8217;alaikum wr. wb.</p>
<p>Langsung saja ustadz. Bagaimanakah sebenarnya hukum mengikuti asuransi jiwa Prudential Life dalam kacamata Islam? Jazakallah khoiron katsiro.</p>
<p>Wassalamu&#8217;alaikum wr. wb.</p>
<p>Muh. Yunan Nurtrianto<br />
nur_yunan</p>
<h2>Jawaban</h2>
<p><em>Assalamu &#8216;alaikum warahmatullahi wabarakatuh,</em></p>
<p>Bila dilihat dari segi bentuk transaksi dan praktek ekonomi, bentuk-bentuk asuransi yang kita kenal sekarang ini umumnya masih merupakan bentuk asuransi konvensional. Lepas dari nama perusahaannya.</p>
<p>Kata konvensional sebenarnya sebuah penghalusan dari maksud sebenarnya. Maksud sebenarnya adalah asuransi yang tidak sesuai dengan hukum halal haram dari kacamata syariah Islam.</p>
<p>Asuransi konvensional adalah sebuah produk sistem perekonomian non-Islam. Sehingga kalau diukur dengan batasan-batasan syariah, harus diakui bahwa di dalamnya banyakterkandungketidak-sesuaian dengan hukum halal haram.</p>
<p><strong>1. Akadnya Banyak Mengandung Gharar</strong></p>
<p>Akad asuransi konvensioal banyak sekali mengandung hal-hal yang kurang pasti alias akad <em>gharar. </em>Maksudnya masing-masing pihak penanggung dan tertanggung tidak mengetahui secara pasti jumlah yang ia berikan dan jumlah yang dia ambil, pada waktu melangsungkan akad.</p>
<p>Orang yang ikut asuransi ini tidak bisa mengetahui dengan pasti berapakah yang akan didapatnya dari ikut sertanya dalam sistem ini. Demikian juga, perusahaan asuransi pun tidak dapat mengetahui dengan pasti, seberapa besar akan mengambil uang dari nasabahnya. Kalau pun ada, semuanya masih berupa perkiraan atau asumsi. Padahal seharusnya akad ini merupakan akad yang jelas, berapa yang harus dibayar dan apa yang akan didapat.</p>
<p>Dan akad yang bersifat gharar ini hukumnya diharamkan di dalam syariah Islam. Sebagaimana sabda Rasulullah SAW berikut ini:</p>
<p><em>Dari Abi Hurairah ra. berkata bahwa Rasulullah SAW melarang jual beli dengan cara melempar batu dan jual beli dengan cara gharar.</em> (HR Muslim)</p>
<p><strong>2. Akad Penundukan</strong></p>
<p>Kelemahan kedua dari asuransi konvensional adaah bahwa akad tersebut adalah akad <em>idz&#8217;an. </em>Maksudnya akad yang merupakan penundukan pihak yang kuat kepada pihak yang lemah. Pihak yang kuat maksudnya adalah pihak perusahan asuransi karena dialah yang menentukan syarat-syarat yang tidak dimiliki tertanggung. Dan pihak yang lemah adalah para nasabah atau pesertanya.</p>
<p><strong>3. Mengandung Unsur Pemerasan</strong></p>
<p>Dari kebanyakan kasus asuransi yang telah terjadi di tengah masyarakat, memang sering kali terjadi unsur pemerasan. Karena para nasabah atau para pemegang polis itu apabila tidak bisa melanjutkan pembayaran preminya, seringkali uang premi yang sudah dibayar jadi hangus atau hilang, paling tidak akan dikurangi.</p>
<p><strong>4. Mengandung Unsur &#8216;Penipuan&#8217;</strong></p>
<p>Meski biasanya hal-hal seperti ini sudah tertulis di dalam klausul dan ditanda-tangani oleh pihak peserta asuransi, namun biasanya kurang ditonjolkan saat penawaran. Demikian juga dengan resiko-resiko buruk yang akan terjadi, umumnya disembunyikan.</p>
<p>Fakta di lapangan adalah bukti yang sulit dibantah, karena kasus-kasusnya memang nyata ada. Begitu banyak orang yang kemudian kapok berurusan dengan perusahaan asuransi yang cenderung tidak pernah mau berkompromi. Hanya masih ketika menawarkan di awal.</p>
<p><strong>5. Diinvestasikan pada Lembaga Ribawi</strong></p>
<p>Perusahaan asuransi pada hakikatnya mengumpulkan uang dari masyarakat,lalu uang itu diinvestasikan lagi kepada pihak lain. Pihak lain ini tentu saja lembaga usaha dan bisnis dengan praktek ribawi, di mana pihak asuransi akan mendapat bunga yang nominalnya sangat besar. Bunga inilah yang nanti sebagiannya menjadi uang yang akan dibayarkan kepada peserta asuransi bila ada yang melakukan klaim kepada mereka.</p>
<p>Titik haramnya adalah ketika perusahaan asuransi membenamkan investasinya pada perusahaan dengan cara bunga atau riba. Berarti ketika seorang muslim ikut asuransi konvensional, dia pada hakikatnya sedang melakukan transaksi pembungaan uang alias riba yang mutlak haramnya.</p>
<p><strong>Asuransi yang Dibenarkan dalam Syariah</strong></p>
<p>Suatu bentuk asuransi akan diperbolehkan secara syariah jika tidak menyimpang dari prinsip-prinsip dan aturan-aturan syariat Islam. Untuk itu harus terpenuhi beberapa syarat prinsip, antara lain:</p>
<ol>
<li>Sistem asuransi ituharus dibangun atas dasar <em>ta&#8217;awun </em>(saling bantu), tolong menolong, saling menjamin, tidak berorentasi bisnis atau keuntungan materi semata. Allah SWT berfirman, &#8220;<em>Dan saling tolong menolonglah dalam kebaikan dan ketaqwaan dan jangan saling tolong menolong dalam dosa dan permusuhan</em>.&#8221;</li>
<li>Sistem asuransi itu tidak boleh bersifat <em>mu&#8217;awadhoh</em> atau akad jual beli yang menguntungkan. Tidak boleh menjadi sebuah perusahaan yang berorientasi kepada keuntungan material. Yang dbolehkan hanyanya sebuah kerja sosial yang bersifat <em>tabarru&#8217; </em>(sumbangan). Dan tabarru&#8217; itu sama dengan hibah (pemberian), oleh karena itu haram hukumnya ditarik kembali. Kalau terjadi peristiwa, maka diselesaikan menurut syariat.</li>
<li>Setiap anggota yang menyetor uangnya menurut jumlah yang telah ditentukan, harus disertai dengan niat membantu demi menegakan prinsip ukhuwah. Kemudian dari uang yang terkumpul itu diambillah sejumlah uang guna membantu orang yang sangat memerlukan.</li>
<li>Tidak dibenarkan seseorang menyetorkan sejumlah kecil uangnya dengan tujuan supaya ia mendapat imbalan yang berlipat bila terkena suatu musibah. Akan tetepi ia diberi uang jamaah sebagai ganti atas kerugian itu menurut izin yang diberikan oleh jamaah.</li>
<li>Apabila uang itu akan dikembangkan, maka harus diinvestasikan pada lembaga keuangan non ribawi. Tidak boleh dengan menggunakan sistem bunga, melainkan dengan sistem bagi hasil (mudharabah atau murabahah).</li>
</ol>
<p>Dan untuk terpenuhinya syarat itu, dikembangkanlah asuransi syariah. Sebab pada dasrnya di dalam akad asuransi itu memang ada manfaat yang baik. Namun ada juga transaksi yang haram.</p>
<p>Asuransi syariah adalah sebuah upaya untuk mendapatkan manfaat asuransi tapi dengan membuang semua sisi yang haram.</p>
<p><em>Wallahu a&#8217;lam bishshawab. wassalamu &#8216;alaikum warahmatullahi wabarakatuh,<br />
</em><strong>Ahmad Sarwat, Lc.</strong></p>
<p><strong></strong>Di ambil dari <a href="http://www.eramuslim.com/ustadz/eki/44163425.htm">http://www.eramuslim.com/ustadz/eki/44163425.htm</a></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/infoprudentialsyariah.wordpress.com/6/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/infoprudentialsyariah.wordpress.com/6/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/infoprudentialsyariah.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/infoprudentialsyariah.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/infoprudentialsyariah.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/infoprudentialsyariah.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/infoprudentialsyariah.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/infoprudentialsyariah.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/infoprudentialsyariah.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/infoprudentialsyariah.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/infoprudentialsyariah.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/infoprudentialsyariah.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/infoprudentialsyariah.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/infoprudentialsyariah.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/infoprudentialsyariah.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/infoprudentialsyariah.wordpress.com/6/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=infoprudentialsyariah.wordpress.com&amp;blog=4187106&amp;post=6&amp;subd=infoprudentialsyariah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://infoprudentialsyariah.wordpress.com/2008/07/14/asuransi-jiwa-prudential-life-dalam-kacamata-islam/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">apparelmotogp</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Prusyariah</title>
		<link>http://infoprudentialsyariah.wordpress.com/2008/07/10/prusyariah/</link>
		<comments>http://infoprudentialsyariah.wordpress.com/2008/07/10/prusyariah/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 10 Jul 2008 03:28:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>apparelmotogp</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita Prudential Syariah]]></category>

		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[ &#8220;Asuransi syariah adalah usaha saling melindungi dan tolong-menolong di antara sejumlah orang, melalui investasi dalam bentuk aset dan/atau Tabarru&#8217; yang memberikan pola pengembalian untuk menghadapi risiko tertentu melalui akad yang sesuai dengan syariah&#8221; Dewan Syariah Nasional &#8211; Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI)   Apakah PRUsyariah?   Asuransi yang dikaitkan dengan investasi berbasis syariah, yang terdiri dari [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=infoprudentialsyariah.wordpress.com&amp;blog=4187106&amp;post=1&amp;subd=infoprudentialsyariah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p> <span style="font-size:x-small;font-family:Arial;">&#8220;Asuransi syariah adalah usaha saling melindungi dan tolong-menolong di antara sejumlah orang, melalui investasi dalam bentuk aset dan/atau <em>Tabarru&#8217;</em> yang memberikan pola pengembalian untuk menghadapi risiko tertentu melalui akad yang sesuai dengan syariah&#8221;<br />
<em>Dewan Syariah Nasional &#8211; Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) </em></span></p>
<p> </p>
<div><span style="font-size:x-small;font-family:Arial;"><span style="color:#0587e5;"><strong>Apakah</strong></span> <span style="color:#ff0000;"><strong>PRU</strong></span><em><span style="color:#777777;">syariah</span></em><span style="color:#0587e5;">?</span></span></div>
<p> </p>
<p><span style="font-size:x-small;font-family:Arial;">Asuransi yang dikaitkan dengan investasi berbasis syariah, yang terdiri dari <span style="color:#ff0000;"><strong>PRU</strong></span><span style="color:#777777;"><em>link syariah assurance account</em></span> dan <span style="color:#ff0000;"><strong>PRU</strong></span><span style="color:#777777;"><em>link syariah investor account</em></span>.<br />
Produk ini sudah sesuai dengan Ketentuan Fatwa Dewan Syariah Nasional &#8211; Majelis Ulama Indonesia (MUI).</span></p>
<p> </p>
<p><span style="font-size:x-small;font-family:Arial;"><font face="Arial" size="2"><span style="color:#0587e5;"><strong>Manfaat</strong></span> <span style="color:#ff0000;"><strong>PRU</strong></span><span style="color:#777777;"><em>link syariah assurance account</em></span></p>
<p></font></span></p>
<p> </p>
<ul>
<li>Manfaat kematian (Death Benefit)</li>
<li>Manfaat Cacat Total dan Tetap (Total and Permanent Disability)</li>
<li>Dapat menambahkan nilai uang pertanggungan (sum covered) setiap saat</li>
<li>Dapat melakukan penambahan kontribusi (top-up) setiap saat</li>
<li>Dapat menentukan sendiri besarnya komposisi dari nilai proteksi dan nilai investasi</li>
<li>Dapat melakukan pengalihan dana (fund switching)</li>
<li>Pilihan manfaat asuransi tambahan (riders) yang beragam</li>
</ul>
<p><span style="color:#0587e5;"><strong>12 Asuransi Tambahan (riders)</strong></span> <span style="color:#ff0000;"><strong>PRU</strong></span><span style="color:#777777;"><em>link syariah assurance account</em></span></p>
<p><span style="color:#ff0000;"><strong>PRU</strong></span><span style="color:#777777;"><em>crisis cover syariah 34</em></span><br />
Memberikan uang pertanggungan PRUcrisis cover syariah 34 apabila Peserta Utama menderita dan memenuhi kriteria salah satu dari 34 kondisi kritis.</p>
<p><span style="color:#ff0000;"><strong>PRU</strong></span><span style="color:#777777;"><em>crisis cover benefit syariah 34</em></span><br />
Memberikan uang pertanggungan PRUcrisis cover benefit syariah 34 apabila Peserta Utama menderita dan memenuhi kriteria salah satu dari 34 kondisi kritis atau meninggal dunia tanpa mengurangi uang pertanggungan dasar.</p>
<p><span style="color:#ff0000;"><strong>PRU</strong></span><span style="color:#777777;"><em>personal accident death syariah</em></span><br />
Memberikan manfaat tambahan apabila Peserta Utama meninggal dunia akibat kecelakaan.</p>
<p><span style="color:#ff0000;"><strong>PRU</strong></span><span style="color:#777777;"><em>personal accident death &amp; disablement syariah</em></span><br />
Memberikan manfaat tambahan apabila Peserta Utama mengalami cacat total dan tetap atau meninggal dunia akibat kecelakaan.</p>
<p><span style="color:#ff0000;"><strong>PRU</strong></span><span style="color:#777777;"><em>med syariah</em></span><br />
Manfaat tambahan yang memberikan tunjangan harian rawat inap, ICU dan pembedahan kepada Peserta Utama jika menjalani rawat inap di rumah sakit.</p>
<p><span style="color:#ff0000;"><strong>PRU</strong></span><span style="color:#777777;"><em>hospital &amp; surgical syariah</em></span><br />
Manfaat tambahan yang memberikan penggantian seluruh biaya rawat inap, ICU dan pembedahan sesuai dengan manfaat yang diambil, selama Peserta Utama menjalani perawatan di rumah sakit.</p>
<p><span style="color:#ff0000;"><strong>PRU</strong></span><span style="color:#777777;"><em>waiver syariah 33 </em></span><br />
Jika Peserta Utama menderita dan memenuhi kriteria salah satu dari 33 kondisi kritis, PT Prudential Life Assurance akan melanjutkan pembayaran kontribusi dasar sampai berakhirnya masa pertanggungan yang dipilih.</p>
<p><span style="color:#ff0000;"><strong>PRU</strong></span><span style="color:#777777;"><em>payor syariah 33 </em></span><br />
Jika Peserta Utama menderita dan memenuhi kriteria salah satu dari 33 kondisi kritis, PT Prudential Life Assurance akan melanjutkan pembayaran seluruh kontribusi sampai berakhirnya masa pertanggungan yang dipilih.</p>
<p><span style="color:#ff0000;"><strong>PRU</strong></span><span style="color:#777777;"><em>spouse waiver syariah 33</em></span><br />
Jika suami/ istri dari Peserta Utama menderita dan memenuhi kriteria salah satu dari 33 kondisi kritis atau mengalami cacat total dan tetap sebelum usia 60 tahun atau meninggal dunia, PT Prudential Life Assurance akan melanjutkan pembayaran kontribusi dasar sampai berakhirnya masa pertanggungan yang dipilih.</p>
<p><span style="color:#ff0000;"><strong>PRU</strong></span><span style="color:#777777;"><em>spouse payor syariah 33</em></span><br />
Jika suami/ istri dari Peserta Utama menderita dan memenuhi kriteria salah satu dari 33 kondisi kritis atau mengalami cacat total dan tetap sebelum usia 60 tahun atau meninggal dunia, PT Prudential Life Assurance akan melanjutkan pembayaran seluruh kontribusi sampai berakhirnya masa pertanggungan yang dipilih.</p>
<p><span style="color:#ff0000;"><strong>PRU</strong></span><span style="color:#777777;"><em>parent payor syariah 33</em></span><br />
Jika ayah dan/ atau ibu dari Peserta Utama menderita dan memenuhi kriteria salah satu dari 33 kondisi kritis atau mengalami cacat total dan tetap sebelum usia 60 tahun atau meninggal dunia, PT Prudential Life Assurance akan melanjutkan pembayaran seluruh kontribusi sampai berakhirnya masa pertanggungan yang dipilih.</p>
<p><span style="color:#ff0000;"><strong>PRU</strong></span><span style="color:#777777;"><em>link term syariah </em></span><br />
Manfaat tambahan yang diberikan jika Peserta Utama meninggal dunia sebelum usia 70 tahun.</p>
<p><span style="color:#0587e5;"><strong>3 Macam pilihan investasi</strong></span> <span style="color:#ff0000;"><strong>PRU</strong></span><span style="color:#777777;"><em>link syariah assurance account</em></span> yang dapat Anda pilih beserta risikonya masing-masing:</p>
<table border="1" cellspacing="3" cellpadding="3" width="80%">
<tbody>
<tr class="content">
<td align="center"><strong>PILIHAN INVESTASI</strong></td>
<td align="center"><strong>PROFIL RISIKO</strong></td>
</tr>
<tr class="content">
<td><span style="color:#ff0000;"><strong>PRU</strong></span><span style="color:#777777;"><em>link</em></span> Syariah Rupiah Equity Fund</td>
<td>Investasi saham, risiko tinggi</td>
</tr>
<tr class="content">
<td><span style="color:#ff0000;"><strong>PRU</strong></span><span style="color:#777777;"><em>link</em></span> Syariah Rupiah Managed Fund</td>
<td>Investasi seimbang, risiko sedang</td>
</tr>
<tr class="content">
<td><span style="color:#ff0000;"><strong>PRU</strong></span><span style="color:#777777;"><em>link</em></span> Syariah Rupiah Cash &amp; Bond Fund</td>
<td>Investasi obligasi, risiko sedang</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p>Dewan Pengawas Syariah Prudential beranggotakan:</p>
<table style="width:522px;height:64px;" border="0" cellspacing="2" cellpadding="2" width="522">
<tbody>
<tr class="content">
<td>
<li>Dr. H. Anwar Ibrahim</li>
</td>
<td>(Ketua)</td>
</tr>
<tr class="content">
<td>
<li>Ir. H. Adiwarman A. Karim, MBA, MAEP</li>
</td>
<td>(Anggota)</td>
</tr>
<tr class="content">
<td>
<li>H. Ahmad Nuryadi Asmawi, LL.B, MA</li>
</td>
<td>(Anggota)</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/infoprudentialsyariah.wordpress.com/1/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/infoprudentialsyariah.wordpress.com/1/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/infoprudentialsyariah.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/infoprudentialsyariah.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/infoprudentialsyariah.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/infoprudentialsyariah.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/infoprudentialsyariah.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/infoprudentialsyariah.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/infoprudentialsyariah.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/infoprudentialsyariah.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/infoprudentialsyariah.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/infoprudentialsyariah.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/infoprudentialsyariah.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/infoprudentialsyariah.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/infoprudentialsyariah.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/infoprudentialsyariah.wordpress.com/1/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=infoprudentialsyariah.wordpress.com&amp;blog=4187106&amp;post=1&amp;subd=infoprudentialsyariah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://infoprudentialsyariah.wordpress.com/2008/07/10/prusyariah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">apparelmotogp</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
